BUPATI SUWIRTA JELAJAHI DESA MANDUANG, KECAMATAN KLUNGKUNG

  • 18 Maret 2017
  • Dibaca: 76 Pengunjung
BUPATI SUWIRTA JELAJAHI DESA MANDUANG, KECAMATAN  KLUNGKUNG

Bupati Nyoman Suwirta kembali turun ke desa-desa melanjutkan Program Bedah Desa. Kali ini dibulan Maret tahun 2017,  Bedah Desa yang ke 28. Desa yang dijelajahi adalah Desa Manduang, Kecamatan  Klungkung, Jumat (17/3).  Bedah Desa bertujuan untuk melihat dan menyerap langsung aspirasi masyarakat. Program yang mengungkap berbagai persoalan mulai dari bidang pemerintahan desa, ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, hingga bidang pendidikan akan terus digulirkan dan tak akan pernah berhenti. Seperti biasa Bupati Suwirta beserta Tim dan Aparat Desa setempat memasuki satu persatu wilayah Desa Manduang,

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta beserta Ny Ayu Suwirta dihadapan tim Bedah Desa dan seluruh Aparat Desa dan Tokoh Masyarakat yang hadir menyampaikan Desa Manduang yang terdiri dari 3 Dusun yakni, Dusun Tubuh, Dusun Tengah dan Dusun Kaleran, dilihat dari  segi angka kemiskinan yang permanen terdiri dari 16 KK, tetapi  sesuai kenyataan di lapangan jauh lebih sedikit, ini dikarenakan ada salah satu warga  kelihatan miskin tapi mereka mempuyai tanah ahli waris, jadi Seolah- olah  kelihatan miskin dan ada juga yang katagori mampu namun karena ditinggal suami sebagai tulang punggung keluarga, hanya menghadalkan seorang istri dengan menanggung  anak- anaknya yang masih harus mengenyam pendidikan Sekolah Dasar, ini yang harus diperhatikan, ini yang terjadi beberapa penomenana dilapangan.

Di desa manduang  juga  ditemukan ada beberapa warga  Cacat  dan Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) , Bupati Suwirta mengimbau kepada dinas Kesehatan  agar dilakukan pemetaan dan tindak lanjut khusus bagi warga yang mengalami cacat permanen dan ODGJ. Bupati Suwirta juga meminta kepada Perbekel agar memverifikasi data dengan benar dan segera dibuatkan surat keterangan untuk mendapatkan layanan BPJS untuk menangani warga Cacat permanen dan ODGJ,  karena mereka harus ditangani dengan BPJS agar  bisa meringankan biaya pengobatan mereka.

Terkait dengan  Infrastruktur yang  diusulkan yakni  Jembatan penghubung Manduang Akah, Tanggul, dan pembuatan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) agar ditindak lanjuti lebih lanjut oleh instansi terkait.  Yang paling menarik ditemukan  warga saudara kakak adik yang mengalami Cacat, I Gusti Made Lanang Agung dan Gusti Ngurah Putra Permana yang mengalami cacat permanen produktif yang mempunyai kelebihan melukis wayang Klasik kamasan lewat computer dan hasil karya lukisannya sudah dikenal sampai ke luar negeri. Bupati Nyoman Suwirta mengimbau kepada orang tua maupun dinas terkait agar memantau perkembanganya sehingga tidak terjadi penurunan fisik. (DiskominfoKlk).

Komentar Anda

Berita Terkait Lainnya

Berita Lainnya