Pengelolaan Keuangan Klungkung Raih Penghargaan UGM

  • 08 September 2017
  • Dibaca: 127 Pengunjung
Pengelolaan Keuangan Klungkung Raih Penghargaan UGM

Transparansi pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Klungkung mendapat penghargaan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Penghargaan diberikan bagi Kabupaten/Kota se-Indonesia atas komitmen Kepala Daerah dalam mewujudkan transparansi sistem pengelolaan keuangan yang baik. 

Penghargaan bagi Kab/Kota atas transparansi pengelolaan keuangan daerah ini diserahkan pada Seminar Nasional dan Peluncuran Indeks Keuangan Daerah dengan tema Pengelolaan Keuangan Daerah Dari WTP Menuju Pengelolaan Keuangan yang Sehat dan Transparan di Gedung Grha Sabha Pramana, UGM, Yogyakarta, Kamis (7/9/2017). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Dies Natalis Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UGM ke-62 dan Dies Natalis Program Magister Akutansi, UGM ke-15. 

Transparansi pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Klungkung menempati peringkat ke-3 dalam indeks (ukur) yang dilakukan UGM, Yogyakarta. Dari Indeks Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2016 Regional Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), tingkat keterbukaan atau transparansi anggaran, Kabupaten Klungkung berada diposisi ke-3 setelah Kota Mataram, NTB dan Kabupaten Badung, Bali. Diposisi tersebut, Kabupaten Klungkung memiliki nilai atau skor per tahap pengelolaan keuangan daerah bidang perencanaan 3,75, pelaksanaan 1,58 serta pelaporan dan pertanggungjawaban 0,08, dengan total 5,42 atau dalam persentase indeks 20,06%. 

Penilaian ini dilakukan melalui website masing-masing Pemda. Dimana dari 41 Kab/Kota Regional Bali, NTB dan NTT hanya 36 Pemkab dan Pemkot yang website-nya aktif dan dapat dilakukan penilaian.

Sementara dalam indeks kondisi keuangan daerah, Klungkung menempati posisi ke-18 dari 35 Kab/Kota Regional Bali, NTB dan NTT yang mendapat opini WTP dari BPK RI tahun 2015. 

Bupati Kungkung, I Nyoman Suwirta menyampaikan penghargaan ini tidak terlepas dari opini WTP yang diraih Pemkab Klungkung dalam transparansi pengelolaan keuangan daerah. Opini dan penghargaan tersebut dapat dijadikan motivasi kedepan dalam menjalankan sistem pengelolaan keuangan yang baik. Karena ketika WTP diraih, indeks prestasi akan meningkat. Dimana tujuan akhir dari semuanya adalah untuk kesejahteraan masyarakat. "Tujuan dari semua ini adalah untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Bupati Suwirta.

Menurut Bupati, prestasi maupun penghargaan ini tidak terlepas dari kerjasama semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta dukungan seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan transparansi pengelolaan keuangan daerah yang baik di Kabupaten Klungkung.

Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni, UGM, Paripurna menyatakan bahwa Seminar Nasional dan Peluncuran Indeks Keuangan Daerah, ini sangat penting dan relevan, dimana semua pihak berkeinginan untuk memiliki sistem pengelolaan keuangan yang lebih baik. 

Menurut Paripurna, pengelolaan keuangan merupakan amanah masyarakat didaerah masing-masing dan amanah negara. Untuk itu dalam mewujudkan sistem pengelolaan yang baik ini diperlukan kehati-hatian dalam penggunaan alokasi dana. "Kehati-hatian ini menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan amanah dalam mencapai tujuan pemerintah daerah," ujarnya.

Ia Menilai kedatangan para kepala daerah ini merupakan cermin kesungguhan dan keterbukaan untuk diindeks atau diukur dalam sebuah sistem pengelolaan keuangan yang sehat dan transparan.

Hadir dalam seminar tersebut Staf Ahli Kementerian Dalam Negeri, Hamdani, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UGM, Eko Suwardi, Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia serta undangan terkait. (DiskominfoKlk) 

Komentar Anda

Berita Terkait Lainnya

Berita Lainnya