Strategi dan Arah Pembangunan Daerah

  1. Pengembangan kelembagaan dan budaya lokal guna meningkatkan eksistensi adat budaya Bali masyarakat Kabupaten Klungkung.
  2. Peningkatan sumber daya manusia aparatur maupun masyarakat agar mampu bersaing di era global melalui peningkatan IPM.
  3. Pengembangan perekonomian masyarakat yang berorientasi pada keunggulan kompetitif berdasarkan keunggulan komparatif sebagai wilayah yang mempunyai potensi kelautan dan agraris serta mengembangkan  produk unggulan di setiap wilayah/daerah (terutama produk pertanian dalam arti luas dan produk industri kecil dan menengah).
  4. Peningkatan pemberdayaan masyarakat melalui penguasaan, pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan terutama teknologi tepat guna (TTG) terutama bagi usaha kecil menengah dan koperasi agar lebih efisien, produktif dan berdaya saing dengan menciptakan iklim berusaha yang kondusif dan peluang usaha seluas-luasnya dalam pengembanganproduk unggulan daerah dan ekonomi kreatif.
  5. Penegakkan supremasi hukum secara konsisten untuk lebih menjamin kepastian hukum, perlindungan hukum yang berintikan keadilan, kebenaran, mandiri, serta menghargai hak asazi manusia dan meningkatkan kualitas aparat hukum  menuju aparat hukum yang  sadar  hukum, profesional, mandiri, bersih, berwibawa dan bermoral.
  6. Perbaikan tata kelola pemerintahan sesuai prinsip good coorporate governance, agar lebih responsif, dinamis, dan demokratis, dengan iklim kerja yang nyaman, ditunjang oleh kualitas SDM aparatur pemerintahan yang bersih, jujur, bertanggung jawab, memiliki etos kerja, santun dan berbudaya, dan memiliki jiwa pengabdian dan pelayanan yang baik
  7. Peningkatan pelayanan publik yang bermutu bagi masyarakat sebagai upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan melalui pemberian pelayanan prima kepada masyarakat yang lebih efektif dan efisien serta memberikan kepuasan bagi masyarakat, memenuhi harapan masyarakat dan memberikan inovasi kepada masyarakat
  8. Percepatandan pemerataan pembangunan ekonomi wilayah guna mendukung keseimbangan pembangunan ekonomi antar-wilayah dan antar-sektor yang efektif dan kuat dengan memberdayakan pelaku dan potensi ekonomi lokal.
  9. Pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian fungsi lingkungan hidup yang makin berkembang melalui penguatan kelembagaan dan peningkatan kesadaran masyarakat yang ditandai dengan berkembangnya proses rehabilitasi dan konservasi sumber daya alam dan lingkungan hidup yang disertai dengan menguatnya partisipasi aktif masyarakat; terpeliharanya keanekaragaman hayati dan kekhasan sumber daya alam tropis lainnya yang dimanfaatkan untuk mewujudkan nilai tambah, daya saing bangsa, serta modal pembangunan nasional pada masa yang akan datang; mantapnya kelembagaan dan kapasitas antisipatif serta penanggulangan bencana di setiap tingkatan pemerintahan; serta terlaksananya pembangunan kelautan sebagai gerakan yang didukung oleh semua sektor.
  10. Percepatan dan pemerataan sarana dan prasarana infrastruktur yang merata dan seimbang antar wilayah.
  11. Peningkatan keamanan, ketentraman dan ketertiban umum, guna terwujudnya stabilitas politik dan keamanan wilayah.