Klungkung Gelar Kick Off Vaksinasi Booster Covid-19

Klungkung Gelar Kick Off Vaksinasi Booster Covid-19

0
 Jum`at, 14 Januari 2022 | 25

Pemerintah Kabupaten Klungkung menggelar kick off vaksin booster atau vaksinasi dosis tiga (booster) di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Jumat (14/1). Hal ini terlihat saat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Ny. Ayu Suwirta, Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta, Sekrataris Daerah Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokompimda) Klungkung menerima suntikan vaksin booster tahap ketiga.

Bupati Suwirta usai menerima vaksin booster mengatakan, walaupun tidak ditargetkan, tetapi target kita adalah agar vaksin booster ini sesegera mungkin dapat di tuntaskan. "Jangan sampai berlama-lama melakukan pekerjaan ini. Karena ini merupakan suatu keharusan untuk menjaga kesehatan masyarakat. Maka saya perintahkan, lakukan vaksinasi booster ini dengan secepat-cepatnya. Silahkan puskesmas dan pustu berlomba-lomba menyelesaikan tugasnya diwilayah dimasing-masing," ujarnya dihapan petugas vaksin.

Bupati Suwirta juga meminta kepada TNI/Polri untuk mengawal pelaksanaan vaksin booster dan mempercepat komunikasi dengan masyarakat sehingga vaksin boster ini sesegera mungkin bisa di selesaikan. Pihaknya juga menginformasikan kepada masyarakat agar niat baik pemerintah ini disambut dengan baik. "Walaupun dalam kondisi sehat, vaksinasi ini merupakan bentuk kewajiban pemerintah untuk melindungi masyarakatnya. Hal ini tentu akan mengikat masyarakat dengan sertifikat vaksin jangan sampai terhalang gara-gara sertifikat atau bukti vaksin tersebut," imbuhnya.

Kadis Kesehatan Kabupaten Klungkung, dr. Made Adi Swapatni menjelaskan untuk mengantisipasi terpapar varian baru COVID-19, Omicron, sesuai dengan Surat Edaran Kementrian Kesehatan bahwa vaksinasi booster hanya diprioritas untuk lansia dan masyarakat rentan. Tetapi di Provinsi Bali dan Kabupaten Klungkung cakupan dosis vaksin tahap pertama sudah 70 persen dan cakupan vaksin lansia juga sudah 60 persen, maka pemberian vaksin booster dapat diberikan kepasa usia 18 tahun keatas.

"Hari ini, sasaran yang diambil dari kalangan usia 18 tahun keatas, lansia dan masyarakat rentan menjadi prioritas utama pemberian vaksin booster ini dan ada juga diberikan kepada OPD yang memang mobilitasnya cukup padat di lapangan seperti BPBD Dinas Pemadam Kebakaran dan Satpol PP," ujar dr. Made Adi Swapatni

Lebih lanjut, adapun jenis vaksin yang digunakan untuk booster yakni Pfizer, AstraZeneca serta Moderna. Meski berbeda merek antara vaksin pertama dan kedua, pemberian booster beda merek aman dan terbukti secara ilmiah. "Pemberian vaksin booster dapat diberikan setelah enam bulan mendapatkan vaksin dosis pertama. Persyaratannya, dengan membawa KTP/NIK, bukti vaksin pertama dan bukti vaksin kedua, boleh melalui aplikasi pedulilindungi," jelasnya.

Vaksinasi booster dilaksanakan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya selama satu minggu kedepan. "Setelah kick off vaksinasi booster, kemudian dilanjutkan di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan terjadwal dalam satu minggu dua kali. Proses dan tahapannya tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan vaksinasi dosis pertama dan kedua," imbuhnya.

SALAM GEMA SANTI