Simakrama Kepariwisataan Digelar di Klungkung

Simakrama Kepariwisataan Digelar di Klungkung

0
 Sabtu, 17 Oktober 2020, 13:10 WIB | 21

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemkab Klungkung menggelar acara Simakrama Kepariwisataan di Area Taman Kertagosa, Kabupaten Klungkung, Jumat (16/10) Malam. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan pariwisata sehingga dapat mengimplementasikan protokol kesehatan dalam tatanan kehidupan Bali Era Baru yang memenuhi standar kesehatan, kebersihan , keselamatan dan kelestarian lingkungan (Cleanliness, Healthy, Safety, Environment Sustainable /CHSE) dengan baik.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya menyampaikan terimakasih telah menyenggarakan kegiatan ini. Pemilihan lokasi acara di area taman kerta gosa dirasa sangat tepat, karena menurutnya posisi ini merupakan tempat bersejarah dan skaral. Dimana diarea ini tepat berada didepan Bangunan Pemedal Agung yang merupakan sisa kejayaan Kerajaan Klungkung dan menjadi saksi bisu dari Perang Puputan titik darah penghabisan Klungkung tahun 1908 silam. Selain itu diarea ini terdapat pula tempat pengadilan pada jaman kerajaan dan juga sebagai lokasi tempat pertemuan raja raja.
“Dengan dipilihnya lokasi ditempat ini diharapkan akan membangkitkan semangat puputan kepada seluruh masyarakat Klungkung dan Bali pada umumnya dalam menghadapi dampak dari Pandemi Covid-19 in dan melompat menuju era baru kepariwisataan di Bali.” ujar Bupati Suwirta.
Ucapan terima kasih kembali disampaikan Bupati Suwirta karena Klungkung telah menerima PHR sebesar RP 9 Miliar dari pemerintah pusat. Dirinya menambahkan situasi covid 19 merupakan pelajaran bagi semua pihak untuk selalu kuat menghadapi berbagai keadaan dan kemungkinan. Disaat seperti ini semua energi harus dikumpulkan, branding dan event event harus disiapkan untuk melompat dan menghadapi era baru kepariwisataan Bali. Pemkab Klungkung juga telah melakukan sejumlah penataan objek dan akomodasi pariwisata.serta telah melakukan ferifikasi objek pariwisata dan akomodasinya. 
Dalam masa pandemi kemaren sejumlah ijin akomodasi pariwisata telah dikeluarkan dan juga pembangunan fisik pariwisata tetap berjalan, bahkan dirinya mengaku telah meluncurkan hotel baru di nusa penida . Dirinya berharap hal ini akan turut membangkitkan semangat semua pelaku pariwisata untuk bergerak bersama sama membangkitkan pariwisata dan sektor lainnya.
Semetara itu Wakil Gubernur Bali dalam sambutan yang dibacakan oleh Kadis Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa mengatakan dampak pandemi COVID-19 mengakibatkan lumpuhnya pariwisata Bali yang menyebabkan lumpuhnya ekonomi Bali secara umum. Dimana di triwulan 2, pertumbuhan ekonomi Bali mencapai . -10,98%. Pada kondisi normal kontribusi pariwisata terhadap perekonomian Bali yaitu mencapai 53%terutama yang berkaitan dengan UMKM dan Koperasi serta menampung tenaga kerja sekitar 1,1 juta orang.  Selain itu juga terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 2.667 orang dan yang sudah dirumahkan sebanyak 73.631 orang.
Pemerintah Provinsi Bali mengaku sudah mengambil berbagai kebijakan dan membuat banyak program dalam rangka memulihkan Pariwisata Bali. Untuk mensosialisasikan program-program yang sedang dilaksanakan maka dilaksanakan acara simakrama kepariwistaan ini. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk simulasi implementasi protokol CHSE dalam suatu kegiatan pariwisata khususnya kegiatan MICE. Materi yang disampaikan yaitu Program-program dan kebijakan terhadap pemulihan pariwisata yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat (Kemenparekraf) yang berkerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali serta Tim Pemulihan Pariwisata Bali. 
Turut hadir dalam simakrama iniKetua DPRD Klungkung Anak Agung Anom, Anggota MUSPIDA, para narasumber dan  berbagai pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali.

SALAM GEMA SANTI

Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Klungkung

Sunting: Gad Diskominfo